GARUT, KOMPAS.com — Penemuan bayi yang masih dalam kondisi merah hingga kini masih menghebohkan warga desa Jayaraga RT 01/RW 04 Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (7/3/2010) dini hari.
Bayi laki-laki berusia sekitar enam hari yang ditemukan di depan rumah kontrakan milik warga setempat itu kini masih dirawat pemilik rumah kontrakan, Tatang Kurnia (57). Bayi itu pertama kali ditemukan salah seorang penghuni kontrakan, Masri (41), sekitar Minggu pukul 04.30.
Bayi itu ditemukan saat Masri ke kamar kecil, yang terletak terpisah dari kamar kontrakan. Masri menemukan bayi berselimut rapi itu tergeletak di atas meja depan kamar kontrakan tersebut.
Di sebelahnya juga terdapat perlengkapan kain flanel dan pakaian dibungkus kantong plastik warna hitam, kemudian botol susu, dot, dan sekotak susu bayi.
Saat ditemukan, bayi ini sama sekali tidak mengeluarkan suara tetapi hanya terlihat bagian perut dan dadanya turun naik. Masri secara spontan langsung membawa bayi tersebut ke rumah pemilik kontrakan, Tatang, sekaligus melaporkan temuannya ke pihak kepolisian.
Menurut Tatang, ari-ari masih menempel di bagian pusar saat bayi itu ditemukan. Namun, kondisinya bersih dan dipastikan bahwa orangtuanya bukan dari kalangan keluarga miskin. "(Hal itu) karena menyertakan perlengkapan bayinya, terdiri dari barang-barang bermerek," ungkap Tatang yang berprofesi sebagai Kepala SDN 2 Langensari didampingi istrinya, Ny Radliyah (56).
Meski belum diketahui orangtuanya, Tatang mengaku tetap bertekad merawat bayi tersebut. Bahkan, sebagai salah satu bukti kesungguhannya, ia pun akan segera melaksanakan "akikah" (selamatan) untuk bayi yang diberinya nama Rizki Maulana itu.
Minggu, 07 Maret 2010
Bayi Itu Dibuang Sekalian Perlengkapanya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar