DENPASAR- Tragis menimpa BN (13), bocah ingusan yang berstatus pelajar sebuah SMP di Denpasar itu harus menanggung malu karena terbujuk rayuan lalu digagahi pria bernama Bambang, tetangga kos di dekat rumahnya.
“Korban disetubuhi pelaku di sebuah rumah kos yang terletak di kawasan Jalan Taman Sari, Kuta,” terang sumber okezone di Poltabes Denpasar, Minggu (14/03/2010).
Aksi persetubuhan di bawah umur tersebut sebenarnya terjadi pada Kamis, 11 Maret lalu, sekira pukul 04.00 Wita. “Diduga antara korban dan pelaku sudah mulai menjalin hubungan asmara sejak lama,” kata sumber tadi.
Dari keterangan di Mapoltabes, peristiwa berawal saat BN mendapat pesan singkat SMS dari Bambang yang mengajak korban untuk janjian ketemu. Dalam SMS tersebut, pelaku mengirimkan pesan bertuliskan “Jadi dak kesini?”.
Entah kenapa, korban menurut saja dan pergi menuju rumah kos pelaku yang berjarak hanya beberapa meter dari rumah korban. Begitu tiba di rumah kos, pelaku langsung melancarkan jurus rayuan buayanya.
Karena berada dalam kamar berdua saja, Bambang terus merayu korban untuk diajak bersetubuh. Meski sempat melawan namun akhirnya korban tak berdaya terlebih pelaku terus mencium dan membuka celana dalamnya. Hingga akhirnya pelaku berhasil menyetubuhi korban. Dalam laporannya ke polisi, korban menyatakan jika pelaku sampai mengeluarkan spermanya.
Puas menggagahi korban, pelaku segera meminta korban kembali ke rumahnya dan mengancam agar tidak memberitahukan peristiwa yang dialaminya itu kepada siapapun.
Sejak kejadian, korban terus melamun dan rupanya ibu korban yang berinisial SJ (42), sudah melihat gelagat tidak beres pada diri putrinya. Setelah didesak akhirnya, korban mengaku jika telah disetubuhi oleh Bambang.
“Kasusnya sedang ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Kemarin sudah dibuat surat laporan dan sudah divisium. Tapi belum tahu perkembangannya seperti apa,” imbuh sumber tadi
Minggu, 14 Maret 2010
Terbuai Rayuan, Siswi SMP Digagahi Tetangga Kos
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar