Welcome To Yudas Blog For Update News
loading ...
Tampilkan postingan dengan label bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bandung. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Februari 2010

Tol Pasteur Antre Sepanjang Empat Kilometer

BANDUNG, KOMPAS.com — Memasuki libur panjang yang dimulai Jumat, arus lalu lintas di Pintu Tol Pasteur, Bandung, mulai antre hingga empat kilometer.

"Libur panjang ini, antrean kendaraan sudah mulai terjadi sejak siang tadi. Untuk saat ini, gerbang Pasteur menuju arah Bandung pun antrean terjadi hingga empat kilometer lebih," kata Petugas Sentra Komunikasi Tol Purbaleunyi, Wawan, Jumat (26/2/2010).

Ia mengatakan, dari hasil pantauan CCTV dan petugas di lapangan, antrean kendaraan di pintu Pasteur akan terus meningkat hingga Jumat malam. Hal berbeda terjadi di kawasan pusat perbelanjaan di Bandung.

Suasana di kawasan pusat perbelanjaan yang ada di sepanjang Jalan RE Martadinata atau Jalan Riau masih terlihat sepi dari pengunjung.

"Belum rame. Masih seperti hari biasa. Sepertinya besok akan lebih rame dari hari ini," ujar salah seorang juru parkir di salah satu factory outlet (FO).

Suasana sepi di kawasan FO terlihat dari masih jarangnya mobil yang parkir di kawasan FO.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat Herman Muchtar menyatakan, musibah banjir yang melanda Bandung akhir-akhir ini tak hanya menghambat aktivitas warga.

Ia mengatakan, banjir di kawasan Bandung sedikit berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan domestik atau lokal.

"Para wisatawan lokal yang datang ke Jawa Barat, khususnya Bandung, mayoritas dari Jakarta. Saat ini banjir memang sering terjadi di Bandung, hal itu membuat mereka lebih memilih tinggal di rumahnya daripada berkunjung ke Bandung," ujarnya
Selengkapnya...

Senin, 22 Februari 2010

Optimalkan Bandara Husein Sastranegara, AP II Anggarkan Rp 77 M

BANDUNG, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II cabang Bandara Husein Sastranegara Bandung menginvestasikan anggaran senilai Rp 77 miliar untuk meningkatkan kapasitas pelayanan pada tahun 2010. Alokasi anggaran untuk penebalan landasan, renovasi dan pembangunan terminal baru, serta perbaikan infrastruktur penunjang.

General Manager PT Angkasa Pura II Husein Sastranegara Bandung Mulya Abdi, Senin (22/2) di Bandung mengatakan, penebalan landasan membutuhkan dana sekitar Rp 45 miliar. Adapun pembangunan terminal baru diperkirakan menelan dana sekitar Rp 30 miliar. "Selain itu, kami juga akan membeli satu unit mesin X-ray serta memperbaiki area parkir supaya lebih representatif," jelasnya.

Landasan pacu Bandara Husein Sastranegara akan dipertebal setinggi 16 cm dari 36 cm menjadi 52 cm. Pavement Classification Number (PCN) untuk mengakomodasi pesawat berbadan besar, seperti Airbus 320. Melalui optimalisasi ini, Mulya optimistis, akan semakin banyak maskapai penerbangan yang berminat membuka rute di Bandung. Dia menargetkan, jumlah penumpang pada tahun 2010 meningkat 100 persen dari 2.000 orang menjadi 4.000 orang per hari.

Menurut Mulya, penebalan landasan akan mulai dilakukan pada bulan April. Adapun renovasi terminal rencananya dilakukan mulai pertengahan tahun ini. Pembangunan terminal baru membutuhkan lahan seluas 60 meter persegi yang kemungkinan akan memakai area PT Dirgantara.
Selengkapnya...

Sabtu, 21 November 2009

Bandung Banjir Jalanan Macet Total

BANDUNG- Antrean panjang dari jalur Jl Pasirkoja yang menuju perempatan Jl Sukarno Hatta Bandung karena mengalami macet panjang, akibat banjir besar yang semakin menjadi-jadi pada titik pertemuan perempatan jalan tersebut, Jumat (20/11) petang sampai Magrib. Akibatnya, antrean hampir sepanjang 1,5 km terjadi di Jl Pasirkoja dan antrean sepanjanr ratusan meter kembali terjadi di Jl Sukarno-Hatta sebelah Barat.

Kondisi banjir tersebut bukan hanya mengganggu jalur lalu-lintas, bahkan sejumlah perkantoran di lintasan tersebut juga ikut tergenang air, termasuk lingkungan pemukiman di Jl Inhoftank. Pemadaman listrik secara inisiatif pun dilakukan beberapa kantor secara bersamaan, untuk menghindari konsleting pada jaringan pembangkit listrik mereka.

Sejumlah pengguna jalan maupun pengelola perkantoran yang kebanjiran, umumnya mengeluhkan buruknya sistem pembuangan air di sepanjang jalan dan pemukiman yang dinilai tak memadai di sepanjang jalur bersangkutan. Selain itu, buruknya sistem sanitasi dan tak tertibnya dalam pembuangan sampah di jalur pemukiman, menjadi salah satu penyebab semakin parahnya situasi banjir. Selengkapnya...

Your Ad Here