Welcome To Yudas Blog For Update News
loading ...

Jumat, 16 April 2010

Senyumlah agar Panjang Umur

NEW YORK, KOMPAS.com — Rahasia panjang umur ternyata bisa sesederhana merekahnya sebuah senyuman. Semakin lebar senyum dan semakin dalam lipatan di sekitar mata Anda ketika tersenyum, semakin besar pula kemungkinan Anda untuk hidup lebih lama.

Kaitan antara senyum dan umur panjang ini diungkapkan oleh peneliti dalam riset yang dimuat di jurnal Psychological Science. Temuan baru ini menambah bukti lain bahwa hidup dengan kebahagiaan dan gembira memberi pengaruh kuat bagi kualitas kesehatan dan harapan hidup.


Peneliti percaya, lebarnya senyuman dan dalamnya kerutan di sekitar mata adalah cermin positif dari hidup seseorang yang dapat diterjemahkan dalam kesehatan jangka panjang yang lebih baik.

Kesimpulan ini merupakan hasil studi terhadap foto-foto berusia tua. Para ahli dari Wayne State University, Michigan, meneliti 230 gambar pemain liga bisbol yang dicetak dengan data registrasi tahun 1952. Daftar ini memuat semua profil dan statistik pemain, seperti tanggal lahir, berat, status perkawinan, dan karier.

Para ahli lalu membuat peringkat pemain berdasarkan bentuk senyuman. Ada kelompok pemain yang tak tersenyum sama sekali, tersenyum parsial (sebagian otot di sekitar mulut saja yang aktif), serta tersenyum lebar (ditandai tawa lepas dengan gigi yang tampak, pipi yang naik, dan lipatan di sekitar mata).

Foto-foto ini lalu dibandingkan dengan usia dan harapan hidup setiap pemain. Hasil analisis menunjukkan, 184 pemain tercatat sudah meninggal. Mereka yang masuk kategori "tanpa senyum" hidup dengan usia rata-rata 72,9 tahun.

Di antara kelompok "senyum parsial', harapan hidupnya rata-rata mencapai 75 tahun. Adapun mereka yang senyumnya paling lebar memiliki usia rata-rata 79,9 tahun atau tujuh tahun lebih panjang dari rekannya yang "jarang senyum".

Riset juga menemukan bahwa "senyuman palsu" tidak akan memberikan manfaat yang sama karena penambahan angka harapan hidup hanya terlihat pada pemain yang memiliki senyuman asli yang dikenal dengan Duchenne smiles.

Senyuman Duchenne mengaktifkan sekelompok otot di sekitar mulut dan mata. Istilah ini dimunculkan oleh seorang ahli saraf pada abad ke-19. Senyuman ini berbeda dengan senyum palsu yang hanya melibatkan otot di sekitar mulut.

Jadi mulai saat ini, tersenyumlah dengan lepas agar Anda tetap sehat dan panjang umur!


Selengkapnya...

Air Dingin "Menghangatkan" Selera Makan

Kompas.com - Bagi Anda yang melengkapi program penurunan berat badan dengan rutin berenang, ada baiknya memilih berenang dengan air hangat. Karena International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism mengumumkan, berenang dengan air yang terlalu dingin dapat mensabotase proses memiliki tubuh proporsional.

Penelitian ini melibatkan 11 laki-laki yang dibagi dalam dua kelompok yang diminta menaiki sepeda statis selama 45 menit. Hanya saja, kelompok pertama ditempatkan pada ruangan bersuhu 33 derajat Celsius. Ini adalah kondisi kolam renang dengan suhu dingin. Sedangkan kelompok kedua ditempatkan pada ruangan yang lebih netral.

Selama olahraga dilakukan seluruh responden dipantau pembakaran energinya, sebelum, saat dan sesudah olahraga. Dalam setiap segmennya, responden diberi kebebasan untuk memilih makanan yang disediakan. Hasilnya, walaupun pembakaran energinya sama tapi mereka yang dikondisikan seolah berada dalam kolam air dingin, memiliki selera makan 41% lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya. (Prevention online/Siagian Priska)

Selengkapnya...

U2 Bakal ke Indonesia?

Akhir-akhir ini banyak sekali musisi luar negeri yang datang dan mengadakan konser di Indonesia. Bahkan, musisi legendaris U2 pun kabarnya akan mengadakan konser besar mereka tahun ini. Hal itu diungkapkan oleh Tommy Pratama, promotor Original Production, saat ditemui di Restoran Oenpao, Radio Dalam, Jaksel, Kamis (15/04).

"Insya Allah, apa yang menjadi keinginan seluruh masyarakat Indonesia tahun ini kita berharap U2 akan datang ke Jakarta. Memang sudah ada rencana U2 akan ke Jakarta, namun kita hanya menunggu jawaban dari Bono, sang vokalis U2," terangnya.

Menurut Tommy, manajer U2 sendiri sudah menyetujui akan mengadakan konser di Indonesia. Dan pendekatan dengan pihak U2 sendiri sudah dilakukan sejak tiga tahun yang lalu.

"Bagi saya sangat sulit untuk bisa bertemu secara tatap muka dengan pihak U2. Saya sudah melakukan pendekatan dari 3 tahun lalu. Mereka menginginkan agar konser mereka dilakukan di tempat dengan kapasitas terbesar yaitu memuat 100 ribu orang karena mereka membawa barang sebanyak 70 kontainer," terangnya lagi.

Tak hanya itu, pihak U2 juga mewanti-wanti pada pihak promotor agar tetap memperhatikan masalah kemanusiaan dan global warming.

"Bono juga meminta agar masalah sisi kemanusiaan, global warming, masalah lingkungan hidup, serta faktor kemiskinan sebab Bono itu pernah berjanji dia tidak akan datang kalau negara tersebut sangat tidak peduli dengan masalah tersebut. Karena di Indonesia sendiri masalah tersebut kurang diperhatikan, jadi U2 belum mau datang ke sini," tambah Tommy.

Namun begitu, meski merasa sedikit khawatir, namun Tommy tetap optimis.

"Saya selalu menawarkan kepada pihak U2. Kita akan mendapatkan jawaban setelah mereka melakukan konser Pacific RIM. Saya selalu membuang rasa itu (khawatir) dan kita harus fight," tegasnya. (kpl/hen/npy)

Selengkapnya...

Penjual Sate Temukan Emas Dalam Bongkahan Batu

Kebahagiaan mewarnai keluarga Yanto (50), seorang penjual sate ayam di Ponorogo, Jawa Timur. Pasalnya, sebongkah batu yang biasa dipakai untuk duduk pembeli satenya, mengadung emas yang tak ternilai harganya.

Yanto, yang ada di RT 1 RW 3 Desa Karangan, Kecamatan Balong ini tidak menyangka batu berukuran sekitar 80 Cm x 60 Cm ini membawa rezeki bagi keluarganya.

Saat ditemui detiksurabaya.com rumahnya, Jumat (16/4/2010), Yanto mengaku emas tersebut ditemukan sejak 30 Maret 2010 lalu. Namun, kabar penemuan itu baru menyebar di masyarakat Ponorogo, 3 hari terakhir.

Yanto menceritakan, batu yang mengadung emas tersebut sudah berada di bawah pohon mindi sejak 9 tahun silam. Batu itu kemudian dibawanya pulang untuk dipecah karena menghalangi mobil espass miliknya yang akan masuk ke garasi.

"Sebenarnya sudah sejak 30 Maret kemarin. Saya temukan (emas,red) saat memecah batu yang saya pindah karena menghalangi mobil yang ke garasi," cerita Yanto.

Saat memecah batu tersebut, Yanto, tidak mengira jika akan menemukan emas di dalam batu tersebut. Saat batu tersebut hampir terbelah, dia bersama anaknya terbelalak, karena melihat warna keemasan yang tertanam di dalam batu. Di dalam batu itu dia melihat batu berwarna keemasan dengan panjang sekitar 30 cm.

Setelah itu, Yanto meneruckan memecah batu berwarna keemasan tersebut hingga menjadi butiran kecil-kecil. "Setelah saya pecah, batu emas itu menjadi sekitar 112 butir," ujarnya.

Setelah itu tambahnya batu emas tersebut disimpannya. Hingga sampai saat ini, Yanto juga belum mengetahui pasti apakah batu tersebut benar-benar emas asli atau bukan.

"Mungkin juga ini emas tua. Karena dari warnanya yang kekuning-kuningan. Bahkawa tetangga juga mengatakan kalau ini emas asli," ujat Yanto yakin.

Selengkapnya...

Ketika Warga dan Satpol PP Bernasib Sama

Liputan6.com, Jakarta: Dalam kerusuhan di Koja, Jakarta Utara, Rabu (14/4) lalu, warga dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja berselisih soal lahan Mbah Priok. Tapi di Rumah Sakit Umum Taerah Tarakan, Jakarta Pusat, warga dan petugas yang sama-sama jadi menjadi pasien dan dirawat berdampingan.

Di ruangan perawatan intensif RSUD Tarakan, terbaring Arman Gaidar, remaja 14 tahun yang menjadi korban bentrokan. Di sampingnya, tergolek Urip Widodo, anggota Satpol PP. Keduanya terkulai lemah setelah dioperasi akibat retak di bagian kepala. Tak ada lagi dendam. Mereka sama-sama berharap kesembuhan.

Permusuhan memang selalu berujung penderitaan. Masih banyak korban bentrokan yang harus berjuang di rumah sakit. Salah satunya, anggota Satpol PP yang masih dirawat di Rumah Sakit Pelabuhan Ratu dan satu lagi dirujuk ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih.(TES/SHA)

Selengkapnya...

Your Ad Here