Jakarta (ANTARA News) - Indonesia tengah berusaha memasuki pasar perikanan Afrika yang potensial dengan melakukan penjajakan ekspor ke Mozambik yang memiliki aturan lebih longgar.
"Kita ingin `menembak` pasar Afrika Selatan, tapi mereka membuat aturan bermacam-macam, karena itu kita masuk melalui Mozambik," kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, usai menerima Duta Besar Mozambik untuk Indonesia di Jakarta, Selasa.
Mozambik, menurut Fadel, merupakan negara baru yang memiliki sekitar 25 juta penduduk dan sangat dekat dengan Afrika Selatan.
Indonesia mendekati dan menjajaki ekpor produk perikanan ke Mozambik sebagai strategi untuk bisa memasuki pasar Afrika Selatan.
"Saya musti atur agar barang masuk Afrika. Sehingga produk perikanan semakin laku di sana," ujar Fadel.
Alasan Indonesia baru mencoba mengekspor produk perikanannya ke benua hitam tersebut lebih karena kurangnya bahan baku perikanan.
"Kelemahan kita dulu hanya di barang baku. Setelah dinaikan produksi perikanan berarti saya harus berpikir soal pengembangan pasar, diantaranya Timur Tengah dan Afrika," lanjut Fadel.
Sejauh ini, ia menjelaskan ekspor perikanan Indonesia baru mencapai 2,6 juta ton, sedangkan target 2010 mencapai 2,9 juta ton. Target dua tahun ke depan ekspor dapat meningkat dua kali lipat dari target 2010.
Selasa, 09 Maret 2010
RI Masuk Pasar Perikanan Afrika Lewat Mozambik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar