JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah berencana menaikkan tarif dasar listrik atau TDL sebesar 15 persen pada Juli atau awal paruh kedua tahun ini. "TDL naik sebesar 15 persen per Juli 2010," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keterangan persnya soal RAPBN-P 2010 di Gedung Depkeu, Senin (8/3/2010) petang.
Menurut Menkeu, pemerintah belum menaikkan TDL pada semester pertama ini karena melihat proses pemulihan ekonomi yang masih berlangsung. Oleh karena itu, pemerintah pada semester pertama lebih memfokuskan diri untuk tetap mengorganisasikan semua aspek yang ada guna menjaga kemampuan daya beli masyarakat.
"Intinya adalah bagaimana kita mampu menjaga momen pertumbuhan yang ada," ucapnya. Padahal, pemerintah akan menaikkan anggaran subsidi listrik sebesar Rp 16,7 triliun dalam Rancangan APBN Perubahan 2010.
Dalam Nota Keuangan dan RAPBN-P 2010 dijelaskan bahwa beban subsidi listrik pada tahun ini diperkirakan mencapai Rp 54,5 triliun atau meningkat 44,2 persen dari alokasi awal di APBN yang hanya Rp 37,8 triliun. Kenaikan beban subsidi listrik tersebut disebabkan oleh meningkatnya asumsi harga minyak mentah Indonesia menjadi 77 dollar AS per barrel, kekurangan dan carry over pembayaran subsidi listrik 2009 sebesar Rp 4 triliun, serta kenaikan margin PT PLN menjadi 8 persen. Penyesuaian tarif dasar listrik ini akan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari DPR.
Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Anggito Abimanyu menambahkan, kenaikan harga TDL merupakan rata-rata secara keseluruhan dari semua golongan. Meski demikian, bukan berarti otomatis golongan yang rendah juga akan naik. "Kami akan mencoba lindungi mereka yang tidak mampu," ucapnya.
Adapun kenaikan margin PLN dilakukan untuk melakukan pemulihan masalah listrik. Penambahan margin PLN dilakukan dari 5 persen menjadi 8 persen.
"Masalah listrik trafo sekarang sudah tidak ada gangguan. Margin dinaikkan dari 5 persen ke 8 persen supaya bisa melakukan refinancing peminjaman," ucapnya.
Senin, 08 Maret 2010
Juli, Tarif Listrik Bakal Naik Lagi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar